JarKom: apa itu?

Selama ini tulisan saya tentang jaringan komputer tampaknya kurang terstruktur; loncat sana sini, mungkin karena saya menuliskannya hanya berbasis mood dan pertanyaan atau request saja. Jadi, apa itu “jarkom”?

Jarkom di konteks ini adalah singkatan dari “jaringan komputer”. Gambaran yang paling mudah, sederhana dan bisa cepat dibayangkan di kepala kira-kira begini:

ada banyak komputer, saling terhubung oleh media tertentu, bisa saling berbagi manfaat, seperti: kirim mengirim file, ngobrol antar penggunanya, mengerjakan aktifitas mengasyikkan secara bersama-sama (game jaringan atau menyusun satu makalah).

Nah, jelas sekali kan ya keuntungan memakai komputer yang terhubung dengan jaringan, dibanding dengan menggunakan komputer yang sendirian saja. Jaman sekarang media penghubung antar komputer tidak hanya berupa kabel tapi juga nirkabel alias wireless yang sering diistilahkan orang dengan satu kata: “wifi”.

Bagi anda yang tidak hanya sebagai pengguna, perlu dan penting untuk tidak berhenti pada memahami pengertiannya saja. Jika demikian, mulai dari topik apa belajar jarkom itu?

Ini bukan pakem, tetapi hanya urutan menurut pendapat saya saja; pada kebanyakan kasus urutan bisa dibolak-balik sesuka anda (tapi sebagian lagi jelas tidak bisa). Awali dari mengenal topologi jaringan; gampangnya, topologi itu mempelajari jaringan komputer dari segi layoutnya.

Beberapa topologi sudah outdated alias kadaluwarsa; satu yang tampaknya masih populer adalah topologi star. Pengetahuan tentang topologi ini nantinya akan menguntungkan bila anda dituntut untuk membuat jaringan komputer di tempat tertentu yang kondisi fisiknya “berat”. Topologi memang terkait dengan bagaimana menyusun (letak/posisi) komputer di ruang atau area tertentu.

Di ruang yang relatif masih kecil, tentu mudah, tetapi membuat jaringan komputer di 2 (dua) gedung misalnya, pasti menuntut keahlian lebih tinggi. Setelah topologi, selanjutnya adalah topik tentang pengalamatan komputer. Faham kan, jaringan komputer bisa dibayangkan seperti masyarakat kita.

Coba anda bayangkan… tidak perlu terlalu luas, cukup desa anda (well, walau pun di kota, yang namanya “desa” tetap ada kan). Ada mungkin seratusan rumah, nama-nama jalan dan gang serta nomor rumah; ada pula blok-blok RW dan RT (ya, RW lebih besar/luas, RT lebih kecil/sempit). Coba, adakah rumah atau bangunan yang tidak punya alamat?

Semua ada alamatnya, walau pun di bangunan atau rumah itu tidak terpasang labelnya. Lapangan sepak bola pun masih bisa disebut dan semua orang (di desa itu tentunya) faham, di mana itu letaknya. Kalau pun lapangannya lebih dari satu buah, tetap saja bisa disebut “lapangan utaranya SD Pandean 1”, dan warga desa itu faham di mana posisinya.

Tanpa alamat, kita tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain. Konsep alamat ini serupa dengan nomor telepon seluler, kalau tidak tahu nomornya, maka bagaimana menghubunginya?

Setelah pengalamatan, penting juga topik tentang teknologi dan alat-alat yang dipakai di jaringan komputer. Sebuah jaringan bisa sangat kompleks dan banyak alatnya –tidak hanya komputer dan kabel jaringannya. Jaringan yang paling sederhana memang cukup 2 (dua) buah komputer, bila lebih banyak lagi maka butuh hub atau switch. Nanti masih akan ada router, manageable switch, access point, bermacam tipe antena dan lain-lain. Untuk jaringan nirkabel ada modus kerja ad-hoc dan ada pula infrastructure. Ini semua penting dan perlu dipelajari. Banyak juga yah…

Terakhir, walau pun mungkin bukan benar-benar yang paling akhir, adalah topik tentang layanan jaringan. Sebagian besar di sini adalah software, maksud saya, anda akan belajar konsep-konsep dan berbagai macam konfigurasi atau seting perangkat lunak.

Manfaat-manfaat yang bisa dinikmati pengguna jaringan tidak lain merupakan wujud adanya layanan tersebut; misalnya, tersedianya tempat untuk mengunduh bermacam file penting (master, foto, dokumen dan lain-lain). Selain mengunduh, pengguna mungkin bisa mengunggah, dengan demikian tercipta tempat, situasi dan teknologi untuk berbagi (file). Contoh di dunia nyata untuk ini adalah berbagai situs untuk berbagi file seperti MediaFire atau RapidShare.

Dan, jaman sekarang, siapa yang tidak punya (web based) email? Mungkin hanya generasi ortu kita saja yang (sebagian) masih belum punya ini😎

2 responses to “JarKom: apa itu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s