Well Known Ports yang Sering Muncul di Soal UN

Di soal Ujian Nasional (UN atau UNas) jurusan TKJ, persoalan tentang ports termasuk jenis soal yang hampir selalu keluar. Karena bukan dari jenis soal hitungan, maka satu-satunya jalan adalah dengan menghafalkannya. Jumlah well known ports sendiri sangat banyak, 1024 buah ports dan jelas tidak mungkin menghafalnya.

Namun demikian, tentu tidak semua punya peluang tinggi untuk keluar di soal UN. Berikut ini daftar 10 ports (sekaligus dengan penjelasan tambahan) yang sering muncul di soal UN. Apabila anda tertarik mengetahui well known ports selengkapnya, silakan lihat file /etc/services yang pasti ada di sistem Linux anda, apa pun distronya.

Daftar ports akan ditampilkan urut, mulai dari nomor port kecil menuju ke nomor yang besar; kita akan mulai dari port 20 dan berakhir di port 443.

Port 20 dan 21. Dipakai oleh FTP, File Transfer Protocol, port 20 untuk jalur transfer data sedangkan port 21 dipakai untuk jalur control atau command (mengirim perintah ke client dan menerima respon perintah dari client).

Port 22, dipakai oleh SSH (Secure Shell), yakni login (modus teks) via jalur aman (jalur terenkripsi). Ini sangat direkomendasikan dipakai dibandingkan login tanpa melalui jalur aman atau telnet (lihat paragraf berikutnya).

Port 23, dipakai oleh Telnet. Ini serupa dengan SSH di atas, hanya saja data yang dikirim dan diterima tidak dilindungi oleh enkripsi; jadi data dikirim dan diterima secara mentahan. Metode ini sangat tidak dianjurkan dipakai, gunakan SSH sebagai alternatif yang aman.

Port 25, dipakai oleh SMTP atau Simple Mail Transfer Protocol. Ini dipakai oleh MTA, Mail Transfer Agent atau yang umum dikenal dengan sebutan “server email” (contohnya: Sendmail, QMail).

Port 53, dipakai oleh layanan DNS, Domain Name System.

Port 80, dipakai oleh HTTP, Hyper Text Transfer Protocol atau yang umum kita kenal sebagai “web”. Segala hal dan info yang anda peroleh dari Internet, yang biasa anda peroleh via browser, itulah “web” yang berjalan di atas protokol ini.

Port 110, dipakai oleh POP mail versi 3 (Post Office Protocol version 3), atau “POP3”. Perannya adalah mengambilkan email dari server email remote bagi user lokal.

Port 123, dipakai oleh NTP, Network Time Protocol. Peranannya adalah menyediakan sinkronisasi waktu; artinya, ada satu atau beberapa server yang bertindak sebagai “jam” atau “arloji” bagi seluruh client di jaringan komputer yang di bawah tanggung jawab mereka (para server tersebut). Keuntungan yang jelas: jam sistem para client bisa serempak atau sama, dan, bagi client yang baterai CMOS-nya habis atau lemah, bisa tetap terset ke waktu (hari dan tanggal serta jam) yang tepat.

Port 143, dipakai oleh IMAP (versi 4), Internet Message Access Protocol. Perannya serupa dengan POP3 (baca paragraf sebelumnya), bedanya, IMAP dioptimasi untuk “persistent connection” (konek terus, selama aplikasi dijalankan; POP3 tidak demikian, hanya konek sesaat untuk mengambil / mendownload email). IMAP cocok untuk webmail.

Karakteristik POP3: single client, single inbox. Jadi inbox tidak bisa dibuka / diakses dari banyak client.

Karakteristik IMAP: kebalikannya, membuka GMail atau Yahoo Mail di 1 client tidak menghalangi pengguna dari membukanya di client yang lain. Bila akun GMail anda terbuka di sebuah komputer, anda bisa membukanya lagi dari komputer lain, tanpa menutup yang pertama tadi.

Port 443, digunakan oleh layanan HTTP via SSL/TLS, yakni layanan web via jalur aman / jalur terenkripsi. SSL = Secure Sockets Layer, TLS = Transport Layer Security.

Sumber / bahan bacaan: Wikipedia bahasa Inggris, Daftar Well known ports.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s