Haha… “Sungguh-sungguh terjadi”…

Demi HIV (Hasrat Ingin Vivis), apakah Anda siap “memperjuangkannya”? Apalagi setelah lama antre. Jama’ah haji ini rupanya punya pengalaman lain…
clipped from 222.124.164.132

07/05/2008 08:19:49Saya sedang antre di depan toilet bawah tanah di Masjidil Haram, Mekah. Muncul seorang pria tinggi besar nerocos bicara dengan bahasa yang tidak saya mengerti. Mungkin dia mengatakan: ”Saya kebelet, maaf tidak antre”. Saya pun menjawab dengan bahasa yang pasti tidak dia mengerti: ”Monggo, Pak Dhe, panjenengan rumiyin!”. Dia mengangguk, tersenyum puas.— (Kiriman: Anwar Murhan (Jamaah Umroh), Jl Asahan 56, Perum Nogotirto 3, Gamping, Sleman, DIY)-z
blog it

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s