Bad sector, apa dan bagaimana.

Pernah mengalami punya hard disk yang bad sector? Atau, hard disk milik teman barangkali? Yah, tentunya ini berlaku bagi yang (pernah) punya PC saja ya, atau yang jualan PC.

Atau bisa jadi, Anda sendiri pernah “bad sector“? Hehe…:mrgreen:

Bad sector ialah, a bad sector is a sector on a computer’s disk drive that cannot be used due to permanent damage, such as physical damage to the disk particles, demikian, seperti biasa, menurut Wikipedia. Kerusakan permanen; ini menarik sekali mengingat dulu jaman purbakala, eh, jaman kuliah, saya tahu dan berkeyakinan ada dua jenis bad sector. Tentu tahu dan yakinnya dari teman-teman serta para senior. Bad sector pertama bisa “disembuhkan” dan yang jenis kedua, tidak bisa disembuhkan. Setelah membaca artikel itu, kesan saya, semua bad sector memang permanen.

A modern hard drive comes with many spare sectors, kata artikel itu; saya tak tahu bagaimana kalau hard disk kuno, apa (disediakan juga) cukup sector cadangan, atau gak. Ketika sebuah sector dideteksi sebagai “bad” oleh firmware yang ada di controller hard disk, maka akan dilakukan remaps, atau “pemetaan ulang” logical sector ke physical sector yang berbeda. Terdeteksinya bad sector, di hampir setiap kasus, secara sederhana berarti ada masalah di permukaan piringannya dan hard disk kehabisan sector cadangannya…

Gejala adanya bad sector yang nampak dari sudut pandang kita bermacam-macam. Dan umumnya ketika telah muncul tanda yang nyata bagi kita, biasanya itulah saat masalah telah benar-benar besar. Tanpa peduli OSnya apa, perhatikan tanda visual yang tertangkap dalam area panca indera kita: asap, bunyi, panas yang tak biasanya (misal, baru sebentar sudah sangat panas). Asap, saya tak pernah mendengar kasusnya, bunyi, saya sering mendengar kasusnya dan pernah mengalami sendiri. Perhatikan bahwa hard disk normal pun “berbunyi”, bunyi derik/dengkur yang halus/lembut. Bunyi keras, atau mirip bunyi kelereng jatuh ke ubin, bunyi gesekan kuat, bukan saja pertanda bad sector, tetapi hard disk menjelang mati. Dan jelas, hard disk yang sedang sakaratul maut begini pasti mengidap banyak bad sector. Bila seperti ini fasenya, tak banyak yang bisa diharapkan; segera beli, pinjam, atau apalah, hard disk lagi dan tarik data-data Anda. Sebelum terlambat.

Kenali gejalanya sedini mungkin, barangkali Anda masih bisa mengambil tindakan “pengobatan”. Mayoritas gejala terdeteksi via sistem operasi. Yang bisa saya contohkan, misalnya:

  • sistem operasi hang saat mengakses data tertentu, atau program tertentu, dan polanya khas; maksud saya, cenderung selalu di file tertentu, misal. Memang hang bisa saja karena masalah hardware yang lain, harus pintar-pintar melakukan pemeriksaan dan pembuktian.
  • sistem operasi itu sendiri yang mengalami hang, dan tidak bisa diselesaikan dengan instalasi ulang walau memakai CD sumber yang berbeda. Format yang dilakukan installer OS mungkin menunjukkan tanda adanya ketidakberesan di hard disk, tapi tak selalu; tergantung OSnya apa, versi yang mana dst.
  • format manual via DOS, atau startup disk/system, memperlihatkan pesan “trying to recover allocation unit…
  • di GNU/Linux, periksa log, jika ada pesan seperti ini,

    hda: dma_intr: status=0x51 { DriveReady SeekComplete Error }
    hda: dma_intr: error=0x40 { UncorrectableError }, LBAsect=2367579, sector=2367578
    ide: failed opcode was: unknown
    end_request: I/O error, dev hda, sector 2367578
    ReiserFS: hda5: warning: vs-13070: reiserfs_read_locked_inode: i/o failure occurred trying to find stat data of [1042503 1042507 0x0 SD]

    maka Anda dalam masalah. Kata kuncinya, “DriveReady SeekComplete Error”; dan jika sampai ada “UncorrectableError”, lebih payah lagi. Pesan error-nya sendiri telah sangat jelas bukan? Error yang tak bisa dikoreksi…

Tentu saja, termasuk huruf “B” yang ada di hasil kerja Scandisk misalnya. Butir-butir di atas bisa saja tanda fase yang sudah cukup parah, maksud saya, bukan lagi sekedar satu atau dua sector yang “bad“. Jalan yang terbaik mungkin melakukan pemeriksaan sendiri dengan program yang sesuai (sesuai dengan OS Anda atau sesuai dengan kesukaan Anda). Tahu lebih dini, bisa antisipasi lebih dini.

Ingat, seperti perangkat mana pun, hard disk juga punya MTBF…๐Ÿ˜‰

Mencegah bad sector berarti bicara tentang seni merawat hard disk. Singkatnya, jangan dipukul, dijatuhkan, dibanting, dibuka (ya, jangan dibuka!). Jangan memasang (ulang) hard disk dalam keadaan PC menyala. Juga perhatikan instalasi listrik rumah/kost Anda, ground harusnya dipasang.

Seni merawat hard disk sendiri adalah bahasan yang luas, bisa jadi satu posting tersendiri; mungkin akan saya tulis, kapan-kapan…๐Ÿ™‚

Sumber bacaan lain:

5 responses to “Bad sector, apa dan bagaimana.

  1. Jadi ingat HDq 20 gb dulu. Benar-benar ga bisa diselamatkan datanya.
    Memang ada yg aneh. Semut halus pada keluar masuk dari HD. Padahal ga ada yang bilang HDq ‘sweety’ lho. Ato mungkin rasa keingintahuan tu cemut tentang teknologi x y ? Qkira aktivitas tu cemut no problem, ternyata …
    Mungkin sectornya ga punya cadangan lagi, coz dah ditempati cemut imut he..he..
    Tapi ada hikmahnya. HDq jadi lebih besar = 40 gb๐Ÿ˜‰
    Sayang x ga ada ditulis faktor penyebab bad sectornya๐Ÿ˜‰

  2. @ Olive-chan:
    Sebabnya? Bukankah sudah jelas; dr paragraf ke-2 terakhir kn bs disimpulkan.
    Lagi pake’ mode du.., eh, ga jadi ding๐Ÿ˜‰

    Singkatnya, jangan dipukul, dijatuhkan, dibanting, dibuka (ya, jangan dibuka!). Jangan memasang (ulang) hard disk dalam keadaan PC menyala. Juga perhatikan instalasi listrik rumah/kost Anda, ground harusnya dipasang.

    Jadi jelas khan; faktor penyebabnya antara lain: dipukul, atau (di)jatuh(kan), dibanting, dibuka (atau dibongkar). Dipasang atau dilepas-pasang saat PC dlm keadaan ON. Ground tidak dipasang.
    Itu sekedar contoh…

    *Hm, ngetest ato gmn sih…๐Ÿ˜ *

  3. @ Olive-chan:
    Ada yg kelewatan, lupa.
    Dr artikel sumber, yg Wikipedia jika gak salah ingat, disebutkan bahwa hard disk emang punya “lubang ventilasi”. Tapi jelas ga bolong plong… Ada filternya. Nah, mungkin filter itu semacem kawat anti nyamuk, jd bs sobek, tambah besr lubangnya atau gimana gitu. Bocor deh. Lalu cemutnya Olive-chan nemuin sarang yg nyaman…
    Heheh…:mrgreen:

  4. Bad sector..?? Hmm.. Jadi inget pendadaran dulu..
    Harddisk saya “sekarat”.. Alhamdulillah masih nyala selama pendadaran:-D
    Malem ngerjain revisi, besok pagi langsung ngeprint, eh siangnya harddisk saya “pergi untuk selamanya”..๐Ÿ˜ฆ
    Alhamdulillah masih da garansi, jadi diservice gratis deh..๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s