Enaknya jadi/masih bujang…

Malam ini SMSan ama pak Joko Haribowo… Mula-mula biasa ajah, tetapi saya nemuin sesuatu yang lucu, walau mungkin ironic dalam beberapa aspek. Nah, karena saya kali ini ingin ktawa doank, kita ambil aja aspek lucunya yach? Kalo’ diambil aspek ironisnya ntar gak jadi ketawa neh…

Okeh, ini transkrip atau “log” SMSan kami😉

Mr. JHB: Wah, garing di Punung…
Me: Hehe..Dsini jg garing Pak,ra udan,maksutq. Tp enak iso ng-Net n maen starcraft ngko bengi. Hehe. Enake jd bujang😛
Mr. JHB: Ah enakan punya istri.. Tanya aja P.Hendri. Kalo bujang kayak ngegame stand alone kalo punya istri kayak ngegame d LAN dan internetan😎
Me: Oic..😀 Btw SKRG+DSNI sy bs ng-game LAN (y asal da partnrny,lha d Punung bs g? Gbs kn,wlo da partnrny. Hehe). SKRG+DSNI,sy jg bs intrnetan,for real😉

Bawang - Pose “FYI”Just for your information: Punung itu nama tempat, desa (update: kata Mr. HWST ini nama kecamatan). Mr. JHB sedang ada acara keluarga di sana, n beliau bersama istri, anak dan mertua serta beberapa kerabat yang lain(?) menghadiri acara tersebut. Saya, seperti biasa, malem mingguan di kantor; seorang diri…:mrgreen:

3 responses to “Enaknya jadi/masih bujang…

  1. Correcting You Because You’re Wrong : Punung itu nama Kecamatan Pak, makanya take a look around donk😛

    Hmm… kalo menurutku, memang apa yg diibaratkan Pak JHB tuh bener bgt, “kayak ngegame d LAN dan internetan”. Dalam arti kompleksitas berumah tangga kadang mengalahkan kompleksitas internet yang notabene masih mudah kita kendalikan. Kompleksitas dalam skenario yang one way, tdk bisa di-replay atau di-restart layaknya ngegame. Di situlah letak seninya. Ya kan Pak Joko ?

    Tapi lebih siippp lagi kalo mbojo (the opposite of mbujang😀 ), plus bisa nyambi gaming dan internetan🙂 Peace..

  2. Wah ga nyangka jika sms-an saya dan Mr. Fath akan di Posting…
    Sepertinya tergantung dari pemahaman dan sudut pandang mana kita melihat.
    Beristri dan mempunyai anak itu suatu berkah yang tidak dapat diungkapkan hanya dengan kata-kata tetapi itu adalah sedikit dari pada kebesaran-NYA yang diberikan kepada kita… oleh karena itu walaupun jodoh itu telah ditetapkan… bukankah manusia harus berupaya…🙂 Seperti posting sebelumnya-Mati siapa yang tau..- Dengan demikian saya sangat menganjurkan kepada yang belum beristri padahal sudah “waktunya” maka bersegeralah… karena punya istri itu berkah dan jika niat kita untuk menjadikan anak kita seorang jundi yang kaffah… subhanallah itu suatu ibadah yang sangat berarti….:-)
    So… renungkanlah…”bahwaberistri dan mati itu sesuatu yang harus dihadapi-walaupun akhirnya mati sebelum beristri-.
    Setuju dengan MR. Gurumutant … Peace de Ah…😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s