Melokalisir badblock(s)

Badblock, atau jamaknya badblocks, adalah suatu lokasi yang buruk utk. menyimpan data, baik dalam konteks software atau pun hardware. Di luar “kutub utara” maupun “selatan”, ia dikenal dg. istilah badsector(s). Tulisan ini akan mengulas cara melokalisir badblock(s) yang didasarkan oleh pengalaman pribadi. Selamat membaca; pesan saya: hati-hati

Metode yg saya perkenalkan ini agak primitif (maklum, berasal dr kutub). Intinya ialah:

  • Jika mungkin, perkirakan di bagian mana badblock tsb berada; yg umum saja, yaa misalnya, di bagian sepertiga kedua… Hal ini murni mengandalkan intuisi, walau barangkali saja bisa dideduksi berdasar error yg sering terjadi belakangan ini, misal.
  • Mulai dari live CD saja; ini logis karena sistem di HDD diasumsikan tdk berfungsi. Jadi, siapkan sistem di CD.
  • Yg dibutuhkan adalah shell, bukan installer, karena kita memang tdk berencana utk melakukan instalasi; jadi, siapkan sistem semacam CD installer-nya Slackware, atau cari shell jika CD yg Anda pake langsung menuju ke GUI.
  • Setelah memperoleh akses ke shell, ritualnya dimulai; sekedar info: Anda haruslah faham ttg harddisk di Linux, partisi d Linux dan hal seputar itu; tanpa ini, waduh, selamat tinggal…
    • pertama, scan utk memperoleh gambaran di mana bad tsb berada; gunakan program badblocks yang mustinya ada di sistem Anda, kalau tdk, silakan saja ganti CD. Beri opsi “s” (show) dan opsi “v” (verbose), baca manual badblocks utk lebih jelasnya. Misal: badblocks -s -v /dev/hda3 (dg asumsi, yg diperiksa adalah partisi hda3).
    • kedua, perhatikan angka-angka yg ditampilkan di output program tsb, angka itu menerangkan (nomor) block yg sedang diproses (diperiksa). Jika block yg bersangkutan bagus (tidak bad), maka akan segera dilewati dan pengecekan akan dilanjutkan segera ke block berikutnya. Jika berhenti (agak/cukup) lama maka mungkin itu kena block yang bad. Mungkin lho… Yang jelas, block yang bad akan ditampilkan (di baris berikutnya/bawahnya). Anda harus kalkulasi sendiri, berdasarkan total jumlah blocks di partisi tsb, sampai bad pertama yg muncul di laporan output itu, kira-kira itu di bagian mana? Atau, bagian yang ke berapa (prosen)? Anda boleh menunggu beberapa saat, utk memastikan apa ada bad lain yang merupakan sambungan dari yg pertama itu. Dan jika sudah, hentikan segera programnya (tekan Ctrl-C saja).
    • ketiga, bangun ulang partisinya; jalankan fdisk dan persempit partisi yang barusan Anda periksa, misal, persempit hda3 tadi menjadi separuhnya. Ini tidak sederhana mungkin; bagaimana Anda memperoleh “separuh” itu, tentu dari hasil kalkulasi, yakni, jika letak bad tadi di sekitar “separuh” dr hda3. Untuk sementara, abaikan saja semua sisa area harddisk, tidak perlu dibuat partisi (belum perlu).
    • keempat, jalankan lagi ritual pemeriksaan langkah pertama; berhentilah jika menemukan bad lagi; hitung atau perkirakan saja lokasinya; lalu pecahlah partisinya yg diperiksa tsb dengan fdisk… Ulangi lagi… Terus…
    • Dari tes dan tes seperti itu, hitung (atau, perkirakan saja) lokasi mana saja yg bad lalu Anda akan bisa melokalisirnya. Ini tak mudah, dan semoga saja, bad tsb tidak tersebar… Ukurannya kecil-kecil tapi menyebar lebih menyakitkan…

    Setelah itu, buatlah skema partisi yang fix, dan Anda bisa memasang sistim yang sebenarnya.

  • Waktu instalasi, pasca recovery ini, diajurkan untuk tetap melakukan format dengan pengecekan badblocks (ada di opsi yg ditawarkan installer, kalau tdk, komplailah si maintainer distro yang Anda instal, hehe).

Saya tak sempat mendemokan atau memasang screenshoot segala di sini; sebab ini pun ditulis dg trburu-buru, sudah malam dan disela dg terror telpon salah sambung… SighTime to restSee u next…🙂

2 responses to “Melokalisir badblock(s)

  1. hm…cucok tuch untuk saya.HDD lg kumat tuch,dan kyknya ini sekarat,pfuih….udah mo gulung2 aj rasanya…Saya udah bagi2 partisi jadi kecil dan cek dgn badblocks,tp emang itu..ceknya luamaaaa banget:( Sampe2…saking bored and nguap2…bobo deh;)). Perjuangan tetep sy lakukan untuk ttp bs menggunakan HDD,terakhir saya cek bad yg hda1,wuih…buanyak banget yg bad…
    untuk sisanya msh belum.Yang mo saya tnykan lagi,kenapa HDD saya sering ga deteck?jk sy kasih opsi fdisk -/ /dev/hda?pasti kembali ke prompt semula.

  2. Hm, perintahnya “fdisk -//dev/hda” gtu ya? Yaaa, ini sih jelas error n kita akn dibalikin ke shell lg…😕
    Gulung-gulung gmn? Spt kucing gtu?🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s