Kcian dech gw. Kampus gak terdaftar di reuni.org padahal udah pingin bgt gabung. Undangan dari mas Herr barusan. Heran dech, padahal kampus terkenal loh
Hehe, kalo’ udah bicara soal “kampus kamu apa” mesti inget ungkapan yang terkenal ituh: right or wrong, it’s my country. Salah ya? Ahh, entahlah bunyi persisnya; pokoknya gitu
Jadi intinya, jika udah bahas [ agama paling benar | kampus termaju | negara terkuat | jurusan paling cocok | OS terhandal | editor ternyaman | bahasa pemrograman terbaik | klub sepak bola terhebat | balon presiden terjujur | balon gubernur terlurus | balon bupati terbersih | balon camat teradil | balon kades ter... | warna balon favoritnya embahku | you name it ] orang-orang kadang suka “mengimaninya” dengan “iman ‘45“. Weleh, apa lagi ini…
Padahal IKIP PGRI Madiun saja terdaftar loh; koq bisa-bisanya kampusku yang katanya –yaa, kata iklannya sendiri– merupakan kampus IT senior di Yogyakarta, sampai ga’ terdaftar. Poor Akakom…
Akhirnya terpaksa kirim email ke pengelolanya, siapa tahu kampusku tercinta *huek* gak lama lagi akan dimasukkan dalam daftar mereka. Yaaa, siapa tau aja; klo’ gak juga, gpp. “EGP gtu loch”™
Ah, cuabpe deeech™…



3 Komentar
hahahaha….. “yang pertama dan utama” ya?? gitu2 almamater kita lho…
“menjaga nama baik almamater”
pernah ditemui dimana yach kata2 itu???
yang sabar aja mas…
sapa tau ada hikmahnya dibalik itu semua… ^^
@ ekonugroho:
).
Kalo emang baik ya perlu dijaga n bahkan ditingkatken. Lha kalo dasarnya gak baik, atau kurang…
Jawaban standarnya: diperbaiki. Contoh konkretnya: ya nama kampusnya diusulken agar masuk ke situs semacem reuni.org (saya udah coba usul lho
@ motivasi:
Yaa…
Saya udah sabar loh. 10 tahun itu cukup tho?