Mulanya saya membaca artikel tentang tes kepribadian di mypersonality.info; tes ini sebenarnya sudah saya ambil sekitar November tahun lalu. Di salah satu komentar artikel tersebut ada keluhan tentang “bahasa”. Memang, tes ini berbahasa Inggris (ya, tentu saja, apa sih hari ini yang bagus-bagus yang ngga’ pake’ bahasa Inggris?). Saya coba buat terjemahannya, utang janji ama mbak Pratanti, si empunya artikel itu tadi.
BTW, pertanyaannya disajikan secara random alias acak, jadi Anda yang butuh terjemahan silakan cari sendiri yaa karena urutan di sini tentu beda dengan di mypersonality.info (tapi semoga pertanyaannya tak berubah). Saya sajikan aslinya dulu, lalu terjemahannya dalam blockquote. Maafkan jika ada yang kurang akurat. CMIIW please…
Catatan: bagian yang ada di dalam kurung siku merah, itu adalah penjelasan tambahan saya. Beberapa idiom tak bisa saya terjemahkan, mohon pembaca yang lebih mahir mengoreksinya. Saya menggunakan bantuan sederet.com dan dictionary.com untuk membantu penerjemahan. No “real” dictionary
- Being the center of attention is
- exhilarating
- uncomfortable
Menjadi pusat perhatian itu rasanya
- menggembirakan
- tidak nyaman
- I am drawn to
- what is immediate
- hidden meaning and inspiration
Saya tertarik kepada
- apa yang tampak secara langsung
- makna yang tersembunyi dan inspirasinya
- When there is a need to correct someone, I am
- afraid to hurt their feelings
- quick to do it
Saat ada kesempatan untuk mengoreksi orang lain, saya
- takut menyakiti perasaan mereka
- bisa melakukannya segera
- I prefer to spend time
- introspecting
- interacting with people
Saya lebih suka meluangkan waktu untuk
- introspeksi diri
- berinteraksi dengan orang-orang
- When paying at a store I often
- have conversation with the cashier
- pay and leave without chit-chat
Saat membayar di toko saya seringkali
- bercakap-cakap dengan petugas kasir
- bayar lalu pergi tanpa ngobrol-ngobrol
- More often than not, I
- am adaptable
- like a plan that is “set in stone”
Lebih sering daripada tidaknya, saya
- bisa beradaptasi
- layaknya tanaman yang “tumbuh di batu”
- I am more likely to invest in
- proven methods
- promising new ideas
Saya lebih cenderung untuk mencurahkan modal di
- hal yang telah terbukti metodenya
- ide-ide baru yang menjanjikan
- I tend to
- focus on details
- see the big picture
Saya cenderung untuk
- fokus kepada detilnya
- melihat gambaran besarnya
- I prefer to work
- in a team
- alone
Saya lebih menyukai bekerja
- dalam tim
- secara sendirian saja
- I prefer to
- leave things the way they are
- see how I can change things
Saya lebih menyukai
- membiarkan segala sesuatu sebagaimana adanya
- mencoba bagaimana kiranya saya bisa mengubah hal-hal itu
- When in conversation, I
- am careful to avoid conflict
- say things as they are
Di dalam percakapan, saya
- berhati-hati untuk menghindari konflik
- mengatakan bahan pembicaraan apa adanya
- When around other people I
- start conversation
- keep to myself
Ketika berada di sekitar orang-orang, saya
- memulai percakapan
- berdiam diri
- When I have a task to complete, I usually
- get it out of the way
- wait until the last moment
Saat saya punya tugas yang harus dituntaskan, biasanya saya
- membereskannya segera
- menunggu hingga saat-saat terakhir batasnya
- I have more fun engaging in
- individual activities
- group activities
Saya lebih merasa asyik mulai kerja dalam
- aktifitas individual
- aktifitas kelompok
- I consider myself to be
- a realist
- an idealist
Saya memandang diri saya sendiri sebagai
- seorang yang realistis
- seorang yang idealis
- At work
- I get the job done
- I put things off
Kalau bekerja,
- saya bisa menuntaskannya [tepat waktu]
- saya menunda-nundanya
- My thoughts are
- random
- orderly
Pikiran/penalaran saya
- random [acak, meloncat-loncat]
- terurut
- At work I am
- task-oriented
- relationship-focused
Dalam bekerja, saya
- berorientasi pada tugas/pekerjaan
- fokus ke hubungan [dengan rekan kerja]
- I want to
- get to know others
- get the task done
Saya ingin
- tau gimana kerjaan orang lain
- kerjaan saya beres
- When judging others I am
- partial
- impartial
Ketika menilai orang lain, saya
- melakukannya secara parsial [makna: sebagian, memihak, berat sebelah]
- melakukannya secara imparsial [makna: utuh, adil, tidak memihak, tidak berat sebelah]
- Clutter in my home
- bothers me
- is not something I notice
Kekacaubalauan di rumah saya,
- mengganggu saya
- bukan sesuatu yang saya perhatikan
- My ways tend to be more
- conventional
- revolutionary
Adat kebiasaan saya cenderung lebih ke arah
- konvensional
- revolusioner
- On a free night I like to
- spend a quiet night at home
- go out with friends
Di malam yang senggang, saya suka
- meluangkan malam yang tenang itu di rumah saja
- pergi ke luar dengan teman-teman
- I see life
- as it is
- as it could be
Saya melihat hidup ini
- sebagaimana adanya
- sebagaimana kehidupan itu “bisa jadi”-nya
- I am more comfortable with
- rules
- principles
Saya merasa lebih nyaman dengan
- peraturan-peraturan
- prinsipnya aja gimana
- I usually leave for appointments
- at the last possible moment
- with extra time to spare
Saya biasanya menuju ke acara janjian
- di detik-detik terakhir menjelang waktunya
- cukup lama sebelum waktunya
- I make new friends
- over time
- quickly
Saya bisa mendapatkan teman baru
- secara berkala
- dengan cepat
- I enjoy time spent
- with a group of friends
- alone or with one close friend
Saya menikmati waktu luang
- bersama sekelompok teman
- sendirian atau bersama seorang teman dekat
- After a social gathering I feel
- drained
- energized
Setelah suatu ‘acara sosial’ [kumpul-kumpul, dsb], saya merasa
- terkuras
- ‘bertenaga’
- I prefer someone who is
- efficient
- empathetic
Saya lebih suka seseorang yang
- efisien
- punya empati
- When the phone rings I
- wish I could ignore it
- pick it up right away
Ketika telepon berbunyi, saya
- berharap saya bisa mengabaikannya
- mengangkatnya segera
- I like to finalize decisions
- only when necessary
- early
Saya suka membuat keputusan final
- hanya ketika diperlukan saja
- di awal
- My work space is usually
- disorganized
- organized
Ruang kerja saya biasanya
- tidak teratur
- teratur/rapi
- I entertain myself with my
- surroundings
- imagination
Saya menghibur diri dengan
- apa/siapa yang di sekeliling saya
- imajinasi saya
- I value
- justice
- mercy
Saya menghargai
- keadilan
- belas kasihan [atau kemurahan hati]
- Talking about feelings and emotions is
- easy
- difficult
Bicara tentang perasaan dan emosi adalah
- hal yang mudah
- hal yang sulit
- It is important for me to
- conserve my energy
- spend my energy
Penting bagi saya untuk
- menghemat tenaga saya
- menggunakan tenaga saya
- I am
- free-spirited
- structured
Saya itu
- berjiwa bebas
- terstruktur
- When dealing with problems I focus on the
- issues
- people
Ketika menghadapi masalah, saya fokus ke
- halnya/intinya
- orangnya
- I am more likely to have my
- head in the clouds
- feet on the ground
Saya lebih cenderung untuk mempunyai
- kepala di awan
- kaki berpijak di tanah
- My thoughts are on
- the “here and now”
- what lies ahead
Pikiran saya ada di
- “sini dan sekarang”
- apa yang berada di depan
- I am more concerned with
- my own thoughts and feelings
- the world around me
Saya lebih perhatian dengan/kepada
- pikiran dan perasaan saya sendiri
- dunia di sekitar saya
- Others might perceive me as
- aimless
- rigid
Orang lain mungkin merasa saya itu
- tanpa tujuan
- tegar
- When in a one-on-one situation I usually do more
- listening
- talking
Saat berada di situasi satu lawan satu saya biasanya lebih banyak
- mendengarkan
- bicara
- Others might describe me as more
- practical
- imaginative
Orang lain mendeskripsikan saya sebagai orang yang
- praktis
- imajinatif/pengkhayal
- Change for me is
- difficult
- easy
Berubah itu bagi saya
- sulit
- mudah saja
- I like
- timetables and plans
- to “go with the flow”
Saya suka
- jadwal dan rencana-rencana
- “mengalir” saja
- I am
- objective
- subjective
Saya itu
- obyektif
- subyektif
- With people, I am more often
- friendly and warm
- brief and to the point
Terhadap orang lain, saya lebih sering
- bersahabat dan hangat
- lugas dan ‘langsung saja’
- I am quick to
- critique
- compliment
Saya cepat untuk
- mengritik
- memuji
- I am more likely to measure things with
- total precision
- approximation
Saya cenderung mengukur sesuatu dengan
- ketelitian total
- nilai perkiraannya saja
- I process information through
- intuition
- my five senses
Saya memroses informasi melalui/dengan
- intuisi
- panca indra saya
- The prospect of social activity
- usually excites me
- rarely excites me
Prospek aktifitas sosial itu
- biasanya membuat saya tertarik
- jarang membuat saya tertarik
- I prefer speakers that communicate
- figuratively
- literally
Saya lebih suka pembicara yang berkomunikasi secara
- figuratif
- literal/harfiah
- I take more pride in my
- goals
- successes
Saya lebih bangga pada
- tujuan-tujuan saya
- kesuksesan saya
- I enjoy a task when I
- start it
- complete it
Saya menikmati suatu kerjaan ketika saya
- memulainya
- menuntaskannya
- I dislike it when people are too
- insensitive
- emotional
Saya tidak suka ketika orang terlalu
- insensitif [makna: tidak sensitif, tumpul perasaan]
- emosional
- I usually
- work, then play
- play, then work
Saya biasanya
- bekerja, lalu bermain
- bermain, lalu bekerja
- I prefer
- “spur of the moment” activities
- routine activities
Saya lebih suka
- aktifitas dadakan
- aktifitas yang rutin
- I am
- soft-hearted
- tough-minded
Saya itu
- lemah lembut
- teguh/keras pendirian
- I make decisions based on
- feelings
- logic
Saya membuat keputusan [cenderung] berdasarkan
- perasaan
- logika
- I get energized by
- exploring theories
- learning facts
Saya ‘bertenaga’ dengan
- mengeksplorasi teori-teori
- memelajari fakta
- I tend to be more
- reasonable
- personable
Saya orang yang cenderung
- logis
- berpenampilan/berkepribadian menyenangkan
- I am more excited about what might happen
- later today or tomorrow
- in a couple years
Saya lebih tertarik tentang apa yang mungkin terjadi
- selanjutnya di hari ini atau besok
- dalam beberapa tahun nanti
- I consider myself to be
- a concrete thinker
- an abstract thinker
Saya merasa diri saya sebagai
- seorang pemikir hal-hal konkret
- seorang pemikir hal-hal abstrak
- When making decisions I
- consider the feelings of others
- don’t consider the feelings of others
Ketika membuat keputusan, saya
- mempertimbangkan perasaan orang lain
- tidak mempertimbangkan perasaan orang lain
- I consider myself to be
- social
- private
Saya merasa diri saya sebagai orang yang
- sosial
- penyendiri
- I am more interested in
- future possibilities
- current happenings
Saya lebih tertarik pada
- kemungkinan/peluang masa depan
- peristiwa-peristiwa saat ini
- I would classify myself as a
- lone ranger
- social butterfly
Saya menggolongkan diri saya sebagai seorang
- pengembara yang sendirian
- social butterfly [harfiah: 'kupu-kupu sosial'; dictionary.com: 'a very sociable person who flits from one social event to another (likened to a butterfly flitting between flowers)'. Tak bisa diterjemahkan.]
- I am governed by my
- heart
- head
Saya dikendalikan/diarahkan oleh
- hati saya
- kepala saya
- I work better when
- deciding what to do next as I go
- following a schedule
Saya bekerja secara lebih baik ketika
- memutuskan apa yang harus saya lakukan berikutnya sambil jalan
- mengikuti suatu jadwal
- It is worse to be
- inflexible
- indecisive
Lebih parah menjadi orang yang
- nggak bisa diubah
- ragu-ragu
- I enjoy
- getting to know new people
- spending time with friends I know well
Saya menikmati
- tau/mengenal orang-orang baru
- meluangkan waktu bersama teman yang saya kenal baik
- I am most comfortable being
- a planner
- spontaneous
Saya paling nyaman menjadi
- seorang perencana
- seorang yang spontan
- A quiet weekend at home is
- rejuvenating
- boring
Liburan akhir minggu yang tenang di rumah itu
- meremajakan [alternatif: 'membuat lebih bugar']
- membosankan
- Give me the
- personal details
- facts
Berikan kepada saya
- detil [pandangan] pribadi
- fakta-fakta
Mmmh…
Akhirnya selesai juga. Saatnya “istirahat”…
wah wah wah… hebattt
sangat membantu rekan-rekan lainnya dalam memahami pertanyaan-pertanyaan tsb. Thanks ya, sekalian minta ijin buat nge-link kesini.
OOT – just curious, kalau [] namanya kurung siku, trus namanya kurung apa *gak penting, tapi penasaran
*
Terima kasih…. Jazakallah khoir
mangtap, empat jempol deh
*duduk*
@ALL: …back to blue!!
@Pratanti: Mm…
Incomplete question? *compiler_mode=On
*
@Olive-chan ‘n Herr: berdua pada test juga khan? Kasi tau hasilnya ya Bro ‘n Sist…
Membantu sekali dalam pemahaman!
tp belum sempat juga tuh test
jika dah test… orang yg harus mengerti kita or
kita yg harus instropeksi bahwa kita banyak kekurangan ?!
Membantu sekali dalam pemahaman!
tp belum sempat juga tuh test
jika dah test… orang yg harus mengerti kita or
kita yg harus introspeksi bahwa kita banyak kekurangan ?!
@Jokoo: ngapain double comment Pak
Gunane tes itu IMO ya dua-duanya; buat introspeksi n bantu kita mmahami diri sendiri, n buat bahan orang lain juga agar lbh tepat dalam bersikap ke kita…
Saya sudah tes mas, tapi hasilnya gak keluar ada peringatan belum login je tapi saya sudah login
apa waktunya dah habis ya? soale pas ngisi tes, saya buka page ini juga maksudnya biar langsung diterjemahin gitu, klo gak kapan selesainya
, bahasa inggris saya jelek mas
@Herr: Mmm.. klo tes emang harus login koq. Buka blog saya di halaman/TAB baru khan? Jangan dicampur di halaman/TAB yg dipake bwt tes… Tp sy pikir mas Herr pinter koq
Mungkin koneksi bermasalah? Btw, saya kirim imel ttg saran-saran. Isinya kurang lebih ya nyinggung koneksi itu..
Ayo, cepet; ga sabar mo tau hasilnya
*Olive-chan juga, ga ada kabarnya; mana yaa…
*
*Aduh, inget punya “utang” ke Olive-chan…*
Hm… kalo omongin soal hutang, sepertinya hutangnya ga terhitung deh
Kemaren dah tes sih, tapi masih lanjutin yang intelijen itu. Jadwal sibuk banget nih.. so…
Btw, thingkingq kok lebih tinggi dari feelings ya? apa mungkin kebanyakan main game kalee
@Olive-chan: ihik…
Pasti bisalah ngerjain multiple intelegence test tanpa nunggu post transletnya 
Kalo Olive-chan bhs Inggrisnya percaya dech
Knp “T” lebih tinggi drpd “F”? Mungkin krn dasarnya orang TI gtu yaa… Juga jrn gaulnya banyak ama orang TI…
*Jadi inget keluhan adek gini:
.
Note: maksutnya, “blog koq isinya orang TI mulu”; huruf “i” itu dibaca panjang..
OOT: suka gaming toh? Apa? Starcraft?
*waa, ga jadi-jadi pulang… asik blogwalking
*
Dah jadi mas, hasilnya lihat aja di blog saya. Tapi baru Personality Test.
Yang Multiple Intelligences diterjemahin juga nggak?, saya kesulitan nih
Ow, ga sabar nich
Net down td, bbrp saat… So, ini baru mau check..
Hm, translet lg? Ok, insya Allah…
Mas Herr cocoknya jadi polisi…
Buktinya -> http://www.mypersonality.info/personality-types/isfj/
hehehe… kok polisi ya
gak kepikiran blas, padahal saya kan engineer harusnya kan INTP kayak mase. boleh tukeran gak?
tapi gak papa deh, insya Allah klo dah berkeluarga nanti jadi “polisi” bagi anak istri, tul gak?
*menerawang*
ISFJ juga ana. kayaknya salah jurusan dech masuk TI. jadi polisi ja pa ya akh?? hehehe…
Ping-balik: coba pahami diri sendiri « summary
malam-malam jalan-jalan. dapat ilmu baru
salam kenal mas …
@Herr and Eko_nugroho:

baru wisuda April 2006… 10 tahun… 
*
Anu…
Kaitan antara studi dan profesi itu ga selalu (harus) nyambung. Ya, logisnya gitu; tapi logika manusia itu satu hal, logika Ilahiyyah, lain lagi
Yang penting adalah, dalam menuntut ilmu (selain ilmu agama) pilih dan tekuni yang cocok dengan kita; cocok baik dlm arti kita telah tahu dan cocok sebelumnya, atau karena temuan kita sendiri.
Contoh: Fath (me, I mean) suka Biologi, dan dulu A2, nilai Biologi bagus, dan bakat/pinter (kata temen2). Minat lain, bhs Inggris. Jadi ya UMPTN milih Biologi UGM, Biologi Brawijaya n Sastra Inggris UNS. Apa lacur, gagal UMPTN…
Minat laen, Psikologi n Komputer. Akhirnya pilih komputer, masuk lah daku k STMIK aKaKom, jurusan TI-S1 di tahun ’96. Karena satu n lain hal
Sekarang/sementara, sedang brusaha jadi guru TI yang baek di sbuah SMK… *padahal introvert gini, bisanya jadi guru
Pokoknya, semangat… asal halal…
…walau rasanya ga matching ama my personality
@Sadat:

Whee… pasti bukan akhwat nich, soale jalan-jalan di malam hari
Salam kenal juga mas…
Kalo test, kabari saya hasilnya yach…
hehehe… ternyata dah sesepuh toh.
siiip setujuh mas
btw di sini paceklik juga toh
mas sadat itu jalan-jalannya ama saya lho…
@Herr: Iya nich, paceklik…
Wah, jalan-jalan barengan, mmg pasangan yg harmonis